Konawe, portalperistiwa.com – Puncak turnamen bulu tangkis Liga Fiqry Sport yang digelar di GOR Fiqry Asinua pada Selasa malam (5/5/2026) berakhir dengan penuh drama. Pertandingan yang dimulai sejak pukul 20.30 WITA ini menjadi saksi bisu adu taktik dan fisik para atlet lokal terbaik yang memperebutkan kasta tertinggi.
Dominasi PB 18 Reborn Sorotan utama tertuju pada laga final Kategori kelas CE/DD antara PB 18 Reborn melawan PB Prima. Sejak set pertama dimulai, kedua tim langsung saling “adu skill” dengan jual beli smash yang tajam dan pertahanan yang rapat.

Namun, ketenangan dan strategi matang dari punggawa PB 18 Reborn (Rahim/Jabir) akhirnya membawa mereka keluar sebagai Juara 1, memaksa PB Prima (Amri/Emil) mengakui keunggulan lawan dan menempati posisi Juara 2 sedangkan Juara 3 Bersama: Narto/Yusran dan Bagas/Ardy
Hasil Pertandingan Kelas Lokal Turnamen ini juga menyajikan persaingan ketat di kategori kelas lokal E yang tidak kalah seru:

Kategori Kelas Lokal E :
- Juara 1: PB 60 Konawe (Elank/Mas Yudi)
- Juara 2: PB Asinua (Harun/Iksan)
- Juara 3 Bersama: Topan/Iskandar dan Iwan/Haeruddin
Atmosfer di dalam GOR Fiqry benar-benar pecah. Ratusan pasang mata tak henti-hentinya bersorak memberikan dukungan. Beberapa penonton yang hadir memberikan kesan mendalam terhadap jalannya pertandingan malam itu.
“Ini benar-benar tontonan menegangkan. Saya kira tadi PB Prima Amri/Emil bakal menang, tapi mental juara PB 18 Reborn Rahim/Jabir memang luar biasa,” ujar salah satu penonton yang engan disebutkan namanya.

“Luar biasa seru! Apalagi pas kelas lokal EE tadi, Elank dan Mas Yudi mainnya sangat kompak. Kita yang nonton sampai ikut teriak dari pinggir lapangan,” ungkapnya
Liga Fiqry Sport 2026 sukses menjadi kiblat olahraga bulu tangkis lokal tahun ini. Dengan berakhirnya laga ini, diharapkan semangat sportivitas para pemain terus terjaga hingga turnamen-turnamen berikutnya.
Laporan: Redaksi
